Presiden Prabowo Masuk Jajaran 13 Pemimpin Dunia Yang Berpidato Di WEF 2026

Presiden Prabowo Masuk Jajaran 13 Pemimpin Dunia Yang Berpidato Di WEF 2026

Semarang- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan akan menyampaikan pidato kunci (keynote speech) dalam ajang World Economic Forum (WEF) 2026 yang akan diselenggarakan di Davos, Swiss. Kehadiran Presiden Prabowo dalam forum ekonomi global tersebut menandai peran strategis Indonesia dalam percaturan ekonomi dunia.

Berdasarkan agenda resmi, Presiden Prabowo akan mendapat urutan keempat pada hari ketiga pelaksanaan WEF, tepatnya pada Kamis, 22 Januari 2026. Pidato kunci tersebut akan menjadi salah satu sesi penting yang dinantikan para peserta forum internasional tersebut.

World Economic Forum merupakan forum tahunan berskala global yang mempertemukan para pemimpin dunia dari berbagai sektor, mulai dari kepala negara dan pemerintahan, pelaku usaha, ekonom, akademisi, hingga pakar lintas bidang. Forum ini menjadi ruang dialog strategis untuk membahas isu-isu utama perekonomian global, tantangan ekonomi saat ini, serta proyeksi dan strategi menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

WEF 2026 di Davos rencananya akan dihadiri oleh 61 kepala negara dan pemerintahan, serta mendatangkan lebih dari 1.000 peserta yang terdiri dari praktisi bisnis, ekonom, dan para ahli dari berbagai negara. Dalam forum tersebut, para peserta akan berdialog mengenai dinamika geopolitik, transformasi ekonomi, keberlanjutan, hingga inovasi teknologi yang memengaruhi pertumbuhan global.

Selain menyampaikan pidato kunci, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan penting.
“Di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1.000 peserta. Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat dihubungi di Jakarta, Minggu sore (18/1/2026).

Dialog strategis tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama investasi, memperkuat kepercayaan global terhadap perekonomian Indonesia, serta mendorong peran Indonesia sebagai mitra strategis di tingkat internasional.

Melalui kehadiran dan pidato Presiden Prabowo di WEF 2026, pemerintah berharap Indonesia dapat menyuarakan kepentingan negara berkembang, menawarkan perspektif baru dalam menghadapi tantangan ekonomi global, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam membangun ekonomi dunia yang inklusif dan berkelanjutan

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)