Semarang- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan akan
menyampaikan pidato kunci (keynote speech)
dalam ajang World
Economic Forum (WEF) 2026 yang akan diselenggarakan di Davos, Swiss.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam forum ekonomi global tersebut menandai peran
strategis Indonesia dalam percaturan ekonomi dunia.
Berdasarkan agenda resmi, Presiden Prabowo akan
mendapat urutan
keempat pada hari ketiga pelaksanaan WEF, tepatnya pada Kamis, 22 Januari
2026. Pidato kunci tersebut akan menjadi salah satu sesi
penting yang dinantikan para peserta forum internasional tersebut.
World Economic Forum merupakan forum tahunan
berskala global yang mempertemukan para pemimpin dunia dari berbagai sektor,
mulai dari kepala negara dan pemerintahan, pelaku usaha, ekonom, akademisi,
hingga pakar lintas bidang. Forum ini menjadi ruang dialog strategis untuk
membahas isu-isu utama perekonomian global, tantangan ekonomi saat ini, serta
proyeksi dan strategi menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
WEF 2026 di Davos rencananya akan dihadiri
oleh 61 kepala negara dan pemerintahan, serta mendatangkan lebih dari 1.000
peserta yang terdiri dari praktisi bisnis, ekonom, dan
para ahli dari berbagai negara. Dalam forum tersebut, para peserta akan
berdialog mengenai dinamika geopolitik, transformasi ekonomi, keberlanjutan,
hingga inovasi teknologi yang memengaruhi pertumbuhan global.
Selain menyampaikan pidato kunci, Presiden
Prabowo juga dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan penting.
“Di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World
Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan
pemerintahan, serta lebih dari 1.000 peserta. Presiden Prabowo juga akan
melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka
mancanegara,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat
dihubungi di Jakarta, Minggu sore (18/1/2026).
Dialog strategis tersebut diharapkan dapat
membuka peluang kerja sama investasi, memperkuat kepercayaan global terhadap
perekonomian Indonesia, serta mendorong peran Indonesia sebagai mitra strategis
di tingkat internasional.
Melalui kehadiran dan pidato Presiden Prabowo
di WEF 2026, pemerintah berharap Indonesia dapat menyuarakan kepentingan negara
berkembang, menawarkan perspektif baru dalam menghadapi tantangan ekonomi
global, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam membangun
ekonomi dunia yang inklusif dan berkelanjutan
Tulis Komentar